Rumus Isaac dan Michael adalah salah satu metode yang digunakan untuk menentukan ukuran sampel yang diperlukan dalam penelitian survei. Rumus ini dijelaskan sebagai berikut:
n= N/1+N(e²)
Dimana:
- n = ukuran sampel yang dibutuhkan
- N = jumlah populasi
- e = tingkat ketidakpastian (margin of error), biasanya diwakili dalam desimal
Rumus ini dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan penelitian dan dapat dimodifikasi tergantung pada jenis penelitian yang dilakukan.
Selain itu, ada juga berbagai teknik sampling lainnya seperti sampling acak sederhana, stratified sampling, systematic sampling, dan cluster sampling, yang masing-masing memiliki karakteristik dan kegunaan sendiri tergantung pada situasi penelitian. Mempertimbangkan tujuan penelitian, populasi yang akan diteliti, dan ketersediaan sumber daya adalah faktor penting dalam menentukan metode sampling yang tepat.
• Menurut Ahli Indonesia
Dua ahli Indonesia yang terkenal dalam penelitian statistik dan metodologi penelitian adalah Prof. Suhartono dan Prof. Sudjana. Namun, mereka cenderung menggunakan pendekatan yang serupa dalam menentukan rumus sampling, yang sering kali mengikuti prinsip-prinsip yang sama.